Sifatkajian ilmiah atau elemen pokok metode ilmiah : 1. Konsep, yaitu komponen pernyataan tentang sifat kenyataan (the nature of relity). 2. Proporsi, yaitu pernyataan-pernyataan dimana konsep dikaitkan menjadi hubungan yang menggambarkan kenyataan. 3. Teori, yaitu cara-cara dan aturan untuk melakukan sesuatu. LembagaKeuangan Islam Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) ASSA'ADAH, merupakan lembaga keuangan berbasis koperasi yang didirikan pada tanggal 02 November 1998, badan hukum No.11/BH/KDK.16.1/XI/2000 tanggal 20 November 2000, dalam kegiatan menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali kepada masyarakat yang dijalankan sesuai Syari'at ManfaatSistem Informasi Geografi (SIG) Manfaat SIG dewasa ini khususnya dalam menyongsong pembangunan di masa mendatang semakin penting. Informasi yang dihasilkan SIG merupakan informasi keruangan dan kewilayahan, maka informasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk inventarisasi data keruangan yang berkaitan dengan sumber daya alam. Juga pembuatan rencana dan kebijakan dalam pembangunan. Berbagaifenomena permasalahan yang terjadi di lapangan dapat dijadikan dasar awal peneliti untuk menganalisis secara lebih mendalam akan inovasi pelayanan publik Assalamualaikum,, Saya pernah menyebut sejak kemunculan parti kuali dan pencacai mereka, satu demi satu kaedah mencacai pencacai Umno yang dah pupus diambil mereka untuk mencacai kepada PAS menyebabkan terasa semacam masih ujud pencacai Umno seperti di era Mykmut dan papagomo.Peliknya pencacai kuali ini sebetulnya bukan berasal dari Mykmut tetapi mereka tetap meniru gaya pencacai Umno.Satu Vay Tiền Online Chuyển Khoản Ngay. Mas Pur Follow Seorang freelance yang suka membagikan informasi, bukan hanya untuk mayoritas tapi juga untuk minoritas. Hwhw! Home » Geografi » 8 Manfaat SIG Sistem informasi geografis Juni 19, 2022 1 min readDalam materi pelajaran geografi, kita akan diajarkan mengenai materi mengenai Sistem Informasi Geografi atau biasanya disingkat SIG. SIG sendiri merupakan sebuah sistem yang sangat berguna dalam bidang geografi. Nah, apa itu SIG dan manfaatnya bagi kehidupan? berikut IsiApa itu SIG?Manfaat SIG1. Manfaat SIG dalam Inventarisasi Sumber Daya Alam2. Manfaat SIG dalam Perencanaan Pola Pembangunan3. Manfaat SIG dalam Bidang Sosial4. Manfaat SIG untuk Pengawasan Daerah Bencana Alam5. Manfaat SIG dalam Keselamatan Masyarakat6. Manfaat SIG dalam Telekomunikasi7. Manfaat SIG dalam Bidang Transportasi8. Manfaat SIG dalam Bidang Ekonomi, Bisnis, dan MarketingApa itu SIG?Geographic Information System atau Sistem Informasi Geografis SIG adalah sebuah sistem informasi khusus untuk pengelola data yang mempunyai informasi spasial bereferensi keruangan. SIG Sistem Informasi Geografis merupakan sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola, dan menampilkan informasi J. Raper, SIG adalah sebuah sistem yang dapat mendukung pengambilan keputusan spasial, serta mampu mengintegrasikan deskripsi lokasi dengan karakteristik fenomena yang ditemukan di lokasi tersebut. Secara lengkap SIG mencakup metodologi dan teknologi yang diperlukan seperti data spasial, perangkat lunak, perangkat keras, dan struktur SIGAdapun beberapa manfaat SIG dalam berbagai bidang antara lain sebagai Manfaat SIG dalam Inventarisasi Sumber Daya AlamSecara sederhana manfaat SIG dalam data kekayaan sumber daya alam yaitu sebagai berikut. Mengetahui persebaran sumber daya alam. Mengetahui persebaran kawasan lahan, contohnya kawasan lahan potensial dan lahan kritis; pemanfaatan, perubahan, dan penggunaan lahan; serta rehabilitasi dan konversi Manfaat SIG dalam Perencanaan Pola PembangunanSIG tidak hanya penting bagi pakar geografi, tetapi juga bagi pakar perencana pembangunan dan perencana penataan ruang. Perencana atau penata ruang dengan berpola SIG tidak hanya melihat dari sudut lingkungan fisik, tetapi juga lingkungan sosial, ekonomi, dan penataan ruang, SIG bermanfaat sebagai acuan perencanaan pembangunan agar pembangunan dapat terencana lebih awal dan tidak tumbuh semrawut tidak teratur serta tetap memerhatikan kelestarian Manfaat SIG dalam Bidang Sosial Mengetahui potensi dan persebaran penduduk. Mengetahui luas dan persebaran lahan pertanian serta lingkungan pola drainasenya. Untuk pendataan dan pengembangan jaringan transportasi. Untuk pendataan dan pengembangan pusat-pusat pertumbuhan dan pembangunan. Untuk pendataan dan pengembangan pemukiman penduduk, kawasan industri, sekolah, rumah sakit, sarana hiburan dan rekreasi, serta Manfaat SIG untuk Pengawasan Daerah Bencana Alam Memantau luas wilayah bencana alam. Pencegahan terjadinya bencana alam pada masa datang. Menyusun rencana-rencana pembangunan kembali daerah bencana. Penentuan tingkat bahaya erosi. Prediksi ketinggian banjir. Prediksi tingkat Manfaat SIG dalam Keselamatan Masyarakat Perencanaan persiapan keadaan darurat. Respons dan penanggulangan keadaan darurat. Analisis kriminal. Perencanaan patroli. Pengaturan rute respons keadaan darurat. Analisis penempatan Manfaat SIG dalam TelekomunikasiMelalui SIG, perusahaan telekomunikasi dapat membuat fasilitas dan pemetaan kawasan, rute penempatan kabel, aplikasi penanganan pelanggan, perencanaan, pemeliharaan, dan analisis perluasan jaringan telekomunikasi, serta sistem informasi fasilitas umum telekomunikasi seperti wartel dan Manfaat SIG dalam Bidang Transportasi Manajemen pemeliharaan dan perencanaan terhadap perluasan jaringan transportasi. Inventarisasi jaringan transportasi seperti jalur-jalur angkutan umum beserta kendaraan-kendaraan publik lainnya. Analisis kesesuaian rute dan ketentuan rute-rute alternatif transportasi. Analisis rawan kemacetan dan bahasa Manfaat SIG dalam Bidang Ekonomi, Bisnis, dan MarketingDalam hal ini SIG dimanfaatkan untuk penentuan lokasi-lokasi bisnis yang prospektif untuk bank, pasar, swalayan/supermarket/mall, mesin ATM, kantor cabang, showroom, counter, outlet, gudang, dan juga 7 Keunggulan SIG Sistem Informasi GeografisNah, itulah manfaat dari Sistem Informasi Geografi SIG dalam berbagai bidang. Demikian artikel yang dapat saya bagikan mengenai salah satu kegunaan SIG dan semoga bermanfaat untuk Anda semua. Ilustrasi dukung Indonesia. Foto Task Force dan SIGuard COVID RangerSIG menerapkan protokol kesehatan di seluruh wilayah operasional perusahaan. Dok. Maskot Covid Ranger SIG. Dok. Peningkatan Kesejahteraan MasyarakatSIG ditugasi Kementerian BUMN sebagai koordinator penanggulangan bencana di wilayah Jateng. Dok. memberdayakan 30 ibu-ibu penjahit sekitar perusahaan untuk membuat baju hazmat. Dok. SIGPembangunan jalan rabat beton dan tembok penahan tanah di Desa Randujalak, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. Dok. Tenaga Medis Tangani Pasien COVID-19SIG Dukung Program Plasma BUMN Untuk Indonesia. Dok. memberikan bantuan 2 unit ambulance kepada Yayasan Syubbanul Muslimin Al-Hasyimi Kalikajar Kulon, Kabupaten Probolinggo dan Pondok Pesantren Mubadiul Ihsan, Banyuwangi. Dok. Percepatan Herd Immunity, SIG Gelar Vaksinasi untuk Karyawan dan Masyarakat SekitarPT Semen Padang bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Pemprov Sumatra Barat melakukan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat lanjut usia lansia. Dok. Tiga Penghargaan dalam Ajang TOP CSR Awards 2021SIG meraih penghargaan kategori TOP CSR Awards 2021 on Star 4, TOP CSR Awards 2021 Program CSR Penanganan Pandemi Covid 19, dan Top Leader on CSR Commitment 2021. Dok. SIG. KEGIATAN PEMBELAJARAN 4 PEMANFAATAN SIG UNTUK KESEHATAN LINGKUNGANA. Tujuan PembelajaranSetelah kegiatan pembelajaran 4 ini kalian diharapkan mampu menganalisis pemanfaatan SIG dalam bidang Uraian Materi1. Pengertian Kesehatan LingkunganHAKLI Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia kesehatan lingkungan ialah suatu kondisi lingkungan yang dapat menopang keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia dengan lingkungannya untuk mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat dan World Health Organization kesehatan lingkungan ialah suatu keseimbangan ekologi yang harus tercipta diantara manusia dengan lingkungannya agar bisa menjamin keadaan sehat dari Pasal 22 ayat 2 UU No 23 tahun 1992 sasaran dari pelaksanaan kesehatan lingkungan adalah sebagai berikut1. Tempat umum hotel, terminal, pasar, pertokoan, dan usaha-usaha yang Lingkungan pemukiman rumah tinggal, asrama atauyang sejenisnya3. Lingkungan kerja perkantoran, kawasan industri atau yang sejenisnya4. Angkutan umum kendaraan darat, laut dan udara yang digunakan untuk umum5. Lingkungan lainnya misalnya yang bersifat khusus seperti lingkungan yang berada dalam keadaan darurat, bencana perpindahan penduduk secara besar-besaran, atau tempat yang bersifat khusus Pengaruh Lingkungan Terhadap KesehatanMenurut Blum ada empat peranan lingkungan dalam menyebabkan gangguan kesehatan, yaitu a. ReservoirPeran lingkungan sebagai reservoir dapat dijelaskan dengan adanya manusia, hewan dan benda sebagai tempat berkembang biaknya bibit penyakit. Contoh air kotor, sampah dan Sebagai Agent penyebab penyakitContoh peran lingkungan sebagai penyebab penyakit adanya beberapa mikroba penyebab penyakit baik dari golongan bakteri, jamur, virus maupun protozoa, adanya zat-zat kimia. Pengaruh di lingkungan, adanya radiasi, tekanan udara, aliran listrik dan Medium TransmisiPeran lingkungan sebagai medium transmisi dikarenakan lingkungan dapat berperan sebagai benda perantara agent. Contoh udara, air, makanan dan VektorPeran lingkungan sebagai penular atau penyebar penyakit dikarenakan di lingkungan terdapat beberapa hewan yang berperan sebagai vektor penular atau pemindah bibit penyakit sehingga terjadi penularan. Contoh lalat, kecoa, nyamuk dan Pemanfaatan SIG untuk Kajian Kesehatan LingkunganSistem informasi geografis melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi memiliki banyak manfaat termasuk untuk kajian kesehatan lingkungan. Oleh karena itu, sejak tahun 1990 di Indonesia telah dimulai peningkatan dan perkembangan SIG sebagai bagian informasi oleh industri kesehatan, baik institusi, kesehatan yang dimiliki pemerintah maupun informasi geografi dapat digunakan untuk menentukan distribusi penderita suatu penyakit, pola, atau model penyebaran penyakit. Penentuan distribusi unit-unit rumah sakit ataupun tenaga medis dapat pula dilakukan dengan SIG Sistem Informasi Geografi Menurut WHO, SIG Sistem Informasi Geografis dalam kesehatan masyarakat dapat digunakan untuk hal-hal Menentukan distribusi geografis penyakit2. Analisis trend spasial dan temporal3. Pemetaan populasi berisiko4. Stratifikasi faktor risiko5. Perencanaan dan penentuan intervensivikasi6. Monitoring penyakitSistem Informasi Geografis SIG memiliki beberapa keuntungan dalam metode konvensional yang digunakan dalam perencanaan, manajemen dan penelitian kesehatan. 1. Manajemen DataSIG memberikan kemampuan bagi pengguna/user untuk menyimpan, mengintegrasikan, menampilkan dan menganalisis data dari level molekuler terhadap resolusi satelit kepada komponen spasial yang diperoleh dari sumber data yang berbeda. Manajemen data dengan penggunaan Sistem Informasi Geografis SIG dapat mendukung kegiatan survailans penyakit yang sangat membutuhkan keberlangsungan/kontinuitas, sistematika pengumpulan data serta analisis VisualisasiSIG merupakan alat yang akurat untuk menghadirkan informasi spasial terhadap level secara individual dan melakukan model peramalan/ Analisis overlaySIG dapat melakukan analisis secara bersusun dari bagian informasi yang berbeda. Ini sangat membantu dalam pengambilan keputusan, dan penelitian medis terhadap pemodelan multi-kriteria yang membantu dalam memahami asosiasi/hubungan antara prevalensi penyakit dan gambaran yang Analisis bufferingSIG dapat menciptakan zona/wilayah buffer disekitar daeerah yang dipilih. Radius 10 km untuk menggambarkan area Rumah sakit yang dijangkau, atau 1 km disekitar sungai untuk menandai penularan risiko pencemaran melalui air. Pengguna/user dapat mengkhususkan ukuran buffer dan mengkombinasikan dengan informasi data inseidensi penyakit untuk meperkirakan jumlah kasus yang terjadi dalam zona Analisis statistikSIG dapat menyelesaikan kalkulasi spesifik, seperti proporsi populasi dalam suatu radius tertentu dari suatu pusat kesehatan dan juga mengkalkulasi jarak dan area sebagai contoh jarak suatu masyarakat ke pusat kesehatan serta area yang dicakup oleh program kesehatan tertentu cakupan.6. QuerySIG memberikan interaksi pertanyaan untuk mendapatkan intisari informasi yang dimasukan dalam peta, table, grafik, dan juga dapat menjawab pertanyaan dari lokasi, kondisi, trend dan pemodelan dan pola spasial. SIG secara bertahap diterima dan digunakan oleh administrator dan ahli kesehatan masyarakat termasuk pengambil kebijakan, ahli statistik, ahli epidemiologi, pegawai dinas kesehatan provinsi/ RangkumanDari uraian materi dapat dirangkum beberapa hal berikut1. Kesehatan lingkungan adalah suatu keseimbangan ekologi yang harus tercipta di antara manusia dengan lingkungannya agar bisa menjamin keadaan sehat dari Peranan lingkungan yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan padamanusia antara lain sebagai reservoir, sebagai agen, media transmisi dan Menurut WHO dalam bidang kesehatan peranan SIG antara lain untuk menentukan distribusi geografis penyakit, analisis tren spasial dan temporal, pemetaan populasi berisiko, penilaian distribusi sumber daya, perencanaan dan penentu intervensifikasi dan monitoring Latihan SoalJawablah pertanyaan berikut!1. Apa yang dimaksud kesehatan lingkungan?2. Sebutkan sasaran dari pelaksanaan kesehatan lingkungan!3. Jelaskan peranan lingkungan dalam menyebabkan gangguan kesehatan!4. Sebutkan manfaat SIG dalam bidang kesehatan masyarakat!5. Bagaimana pemanfaatan SIG dalam penyebaran suatu penyakit? 0% found this document useful 0 votes220 views4 pagesDescriptionSistem Informasi Geografis digunakan dalam persebaran fasilitas kesehatanCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes220 views4 pagesManfaat SIG Dalam Persebaran Fasilitas KesehatanDescriptionSistem Informasi Geografis digunakan dalam persebaran fasilitas kesehatanFull descriptionJump to Page You are on page 1of 4 You're Reading a Free Preview Page 3 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Evi FebrianiE-mail evifebriani35 Sistem Informasi Geografis merupakan sistem informasi yang digunakan untuk memasukkan, menyimpan, memanggil kembali, mengolah, menganalisis dan menghasilkan data bereferensi geografis atau data geospasial, untuk mendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pengelolaan penggunaan lahan, sumber daya alam, lingkungan transportasi, fasilitas kota, dan pelayanan umum lainnya. Meningkatnya pemanfaatan Teknologi Sistem Informasi Geografis SIG, memicu banyaknya studi yang menggunakan pendekatan spasial untuk menyajikan informasi kesehatan dalam bentuk peta. Jika dilihat dari sisi pengguna, telah banyak stakeholder yang telah menggunakan SIG. Sedangkan akademisi atau insitusi pendidikan seperti dosen, peneliti dan mahasiswa memanfaatkan SIG untuk mencari hubungan sebab akibat kejadian penyakit atau untuk proses pembelajaran dan pendidikan. Pada kesehatan masyarakat Sistem Informasi Geografis SIG dapat digunakan untuk menggambarkan besar masalah kesehatan dan identifikasi determinan kesehatan yang spesifik, sebagai masukan proses pengambilan keputusan, surveilans, intervensi kesehatan dan strategi pencegahan penyakit, serta untuk analisis epidemiologi dan manajemen kesehatan masyarakatKata Kunci Sistem Informasi Geografis SIG, pemanfaatan, bidang kesehatan PENDAHULUANPada saat sekarang ini informasi dapat dipetakan dengan pemanfaatan Sistem Informasi Geografis SIG atau dikenal pula dengan GIS Geographical Information System. SIG mempunyai kemampuan untuk menghubungkan berbagai data pada suatu titik tertentu di bumi, menggabungkannya, menganalisa, dan akhirnya memetakan hasilnya. Data yang diolah pada SIG adalah data spasial yaitu sebuah data yang berorientasi geografis dan merupakan lokasi yang memiliki sistem koordinat tertentu, sebagai dasar referensinya, sehingga aplikasi SIG dapat menjawab beberapa pertanyaan seperti lokasi, kondisi, tren, pola dan pemodelan. Kemampuan inilah yang membedakan SIG dengan sistem informasi lainnya Harison & Syarif, 2016.Sistem Informasi Geografis yang selanjutnya akan disebut SIG merupakan sistem informasi berbasis komputer yang digunakan untuk mengolah dan menyimpan data atau informasi geografis yang ada di permukaan bumi ini secara letak geografis maupun titik-titik koordinat yang ada Aronoff, 1989. SIG dalam perkembangnya, telah menjadi alat yang memiliki dampak positif dan efektif dalam proses perencanaan yang berbasis komunitas untuk pembuatan suatu keputusan ilmiah dalam pengembangan aktivitas program. Pemanfaatan SIG secara terpadu dalam sistem pengolahan citra digital untuk memperbaiki hasil Sistem Informasi Geografis SIG saat ini telah berkembang dengan cepat. Bahkan pemanfaatannya tidak hanya terbatas di bidang geografi saja tetapi telah merambah ke berbagai bidang, tidak terkecuali dalam bidang kesehatan. Di bidang kesehatan masyarakat sendiri, teknologi ini banyak dimanfaatkan para praktisi kesehatan untuk menganalisis kesenjangan dalam memperoleh pelayanan kesehatan, menganalisis kejadian luar biasa KLB suatu penyakit, dan menilai priotitas penggunaan sumber daya yang terbatas untuk meningkatkan level kesehatan masyarakat Riner et al., 2004.Lebih khusus, di bidang statistik kesehatan, SIG dapat digunakan untuk menganalisis, dan memetakan data-data kesehatan, seperti pemetaan distribusi geografis dari suatu populasi beresiko, distribusi penyakit dan masalah kesehatan, distribusi lokasi fasilitas pelayanan kesehatan, dan analisis faktor resiko kejadian penyakit,. Bahkan, teknologi ini dapat digunakan untuk menilai hubungan antara faktor resiko dan dampak kesehatan yang ditimbulkan dari suatu masalah kesehatan lingkungan, dan akibat penyakit-penyakit menular serta penyakit bawaan vektor . Hasil analisis tersebut dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan target populasi dan target wilayah yang menjadi prioritas untuk dilakukan suatu upaya intervensi kesehatan Cromley & McLafferty, 2011 dalam Rahmanti & Prasetyo, 2012.PEMBAHASANSistem Informasi Geografis SIGSistem Informasi Geografis SIG merupakan suatu sistem informasi berbasis komputer computer based systems yang memungkinkan seorang peneliti untuk mengambil, menyimpan, memanipulasi, melakukan pemodelan, melakukan analisis dan penyajian data yang bersifat spasial/bereferensi keruangan Lai et al., 2009. Pada dasarnya sistem ini merupakan suatu manajemen database yang memungkinkan analisis informasi dari berbagai sumber data yang berbeda, dengan catatan data tersebut memiliki unsur-unsur kespasialan, sperti koordinat lokasi geografis, tercakup dalam kelompok area geografis tertentu, dan lain - lain. Teknologi ini juga memungkinkan analisis hubungan spasial antara dimensi yang berbeda. Sampai saat ini, pemanfaatan SIG meliputi perencanaan penggunaan lahan, keperluan survey/riset pasar, surveilans epidemiologi, manajemen sumber daya, perencanaan demografi dan pendidikan United Nations Economic Commision of Africa, 2005 dalam Rahmanti & Prasetyo, 2012.Peran dan Manfaat Sistem Informasi Geografis di Bidang Kesehatan Penyajian informasi kesehatan dengan menggabungkan antara data dan peta bukanlah hal baru dalam bidang kesehatan. Pada tahun 1854, John Snow secara manual menampilkan informasi wabah kolera dalam bentuk peta sehingga dapat menentukan sumber penularan penyakit, tanpa mengetahui jenis bakteri dan cara penularan wabah Riner et al., 2004. Sejak saat itu, penggunaan SIG berkembang lebih luas, tidak hanya terbatas untuk memetakan distribusi penyakit tetapi juga distribusi tenaga dan fasilitas kesehatan. Saat ini di negara berkembang, teknologi SIG mulai marak digunakan tidak hanya untuk mengetahui aksesibilitas masyarakat terhadap fasilitas kesehatan tetapi juga untuk merencanakan lokasi pusat pengobatan, misalnya untuk beberapa penyakit menular, seperti malaria, Tuberculosis, Demam Berdarah Dengue, bahkan untuk mengetahui akses terhadap pengobatan HIV, pelayanan kesehatan mental, dan pusat pelayanan kanker Higgs, 2005. Salah satu contoh pemanfaatan teknologi Geografi Information System GIS yaitu bermanfaat bagi sistem pengawasan Tuberkulosis. Jarak dapat menjadi pertimbangan dalam metode perencanaan untuk meningkatkan akses bagi mereka yang tinggal jauh dari layanan diagnostik Tuberkulosis, dengan demikian dapat meningkatkan deteksi Tuberkulosis Bui LV et al., 2018 dalam Jumakil, Tina, & Mahendra, 2019.Meskipun SIG pertama kali populer dalam pemberantasan penyakit kolera, namun manfaat SIG lebih luas lagi. Berikut ini akan dibahas mengenai potensi pemanfaatan sistem informasi geografis dilihat dari sisi pengguna, baik dari akademisi, institusi kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, provider asuransi kesehatan, dan indistrusi pengembang aplikasi Bagi Akademisi Institusi Pendidikan, Dosen, Peneliti, dan Mahasiswa Berbagai manfaat bagi akademisi antara lain a. Untuk memetakan persebaran Evaluasi cakupan asal Keperluan penelitian dan Bagi Institusi Kesehatan Kementrian Kesehatan dan Dinas Kesehatan, baik tingkat Provinsi masupun Kabupatena. Untuk melakukan analisis spasial clustering penyakit pemetaan distribusi penyakit, pemetaan faktor resiko lingkungan, analisis temporal dan trend kejadian outbreak secara geografis, dan analisis resiko penyebaran penyakit menular.b. Analisis bahaya Menganalisis ekologi penyakit yang disebarkan oleh vektor pemetaan dan monitoring epidemiologi.d. Pemetaan kebutuhan pelayanan Menganalisis akses terhadap Pelayanan Kesehatan pemetaan lokasi pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan.3. Bagi fasilitas pelayanan kesehatan Puskesmas, Rumah Sakit, dan Balai Pelayanan Kesehatan a. Sebagai alat untuk menganalisis morbiditas penyakit di suatu wilayah untuk kemungkinan Menganalisis utilisasi pelayanan kesehatan berdasarkan jumlah dan asal kunjungan Menganalisis distribusi dan kesenjangan pelayanan Bagi Industri Penyedia Aplikasi Kesehatan a. Untuk keperluan pengembangan aplikasi dengan menambahkan fitur-fitur SIG dalam tampilan Untuk menggambarkan cakupan pengguna aplikasi sistem informasi, seperti SIMPUS, SIM RS serta analisa pasar pengguna aplikasi sistem informasi Bagi Provider Asuransi Kesehatana. Untuk mengetahui persebaran dokter Untuk mengetahui persebaran rekanan fasilitas pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayan kesehatan bagi seluruh Untuk menganalisa pasar dalam pengembangan cakupan kepesertaan asuransi kesehatan masyarakat Sistem Informasi Geografis SIG dapat digunakan untuk menggambarkan besar masalah kesehatan dan identifikasi determinan kesehatan yang spesifik, sebagai masukan proses pengambilan keputusan, surveilans, intervensi kesehatan dan strategi pencegahan penyakit, serta untuk analisis epidemiologi dan manajemen kesehatan masyarakat Indriasih, 2008.Aplikasi Utama SIG dalam Kesehatan Masyarakata. Membuat gambaran spasial dari peristiwa Identifikasi risiko pekerjaan, lingkungan, kelompok risiko tinggi dan daerah Stratifikasi faktor Analisis situasi kesehatan di suatu daerah geografis Analisis pola penyakit pada berbagai tingkat Surveilans dan monitoring kesehatan Perencanaan dan target upaya Alokasi sumber daya Evaluasi suatu intervensi pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Geografis SIG adalah suatu sistem informasi berbasis komputer computer based systems yang memungkinkan seorang peneliti untuk mengambil, menyimpan, memanipulasi, melakukan pemodelan, melakukan analisis dan penyajian data yang bersifat spasial/bereferensi keruangan. SIG juga memiliki peran dan manfaat dalam berbagai bidang, salah satunya bidang kesehatan. Pada kesehatan masyarakat Sistem Informasi Geografis SIG dapat digunakan untuk menggambarkan besar masalah kesehatan dan identifikasi determinan kesehatan yang spesifik, sebagai masukan proses pengambilan keputusan, surveilans, intervensi kesehatan dan strategi pencegahan penyakit, serta untuk analisis epidemiologi dan manajemen kesehatan PUSTAKAHarison, & Syarif, A. 2016. Sistem Informasi Geografis Sarana Pada Kabupaten Pasaman Barat. Jurnal TEKNOIF, 42, 40– Endang, 2008. Sistem Informasi Geografis SIG Dalam Bidang Kesehatan Masyarakat. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 111, Tina, L., & Mahendra, E. 2019. Analisis Spasial TB Paru BTA Positif Di Wilayah Kerja Puskesmas Wuna Tahun 2015-2017. Media Ilmu Kesehatan, 82, 94– A. R., & Prasetyo, A. K. N. 2012. Sistem Informasi Goegrafis Trend Pemanfaatan Teknologi Informasi Untuk Bidang Terkait Kesehatan. ISSN 2301-9360, 6–12.

kemukakan manfaat sig dalam keselamatan masyarakat